Breaking the Ice

Ice Breaking

Dalam sebuah kegiatan atau acara didalam ruangan maupun di luar ruangan seperti Pesta, Seminar ataupun Pelatihan, kita sering mendengar kata Ice Breaking, dan melakukan kegiatan Ice Breaking, bahkan didalam sebuah kegiatan TeamBuilding ataupun Pelatihan Sessi ini menjadi sesuatu yang wajib dimasukan ke dalam Itinerary Kegiatan Tersebut. Mengapa demikian ? dan apa yang membuat Sesi Ice Breaking ini menjadi wajib didalam suatu kegiatan TeamBuilding. Untuk dapat memahaminya kita harus tahu terlebih dahulu apa itu Ice Breaking.

Apa itu Ice Breaking ? Beberapa definisi menyebutkan, Ice Breaking adalah suatu aktivitas kecil dalam suatu acara yang bertujuan agar peserta acara mengenal peserta lain dan merasa nyaman dengan lingkungan barunya. Kegiatan ini biasanya berupa suatu humor, kadang berupa kegiatan yang cenderung memalukan, kegiatan yang berupa informasi, pencerahan, atau dapat juga dalam bentuk permainan yang sederhana. Jika kita memilih kegiatan atau permainan yang cocok untuk pesertanya, ice breaking bisa menjadi momen yang efektif untuk memfasilitasi pondasi, opening atau pembuka, bahkan kesuksesan sebuah acara secara keseluruhan.

Kapan Ice breaking dibutuhkan? Sesuai namanya, Ice breaking dibuat untuk “memecahkan es” pada suatu acara, baik itu pesta, gathering ataupun pada pertemuan – pertemuan yang lebih formal seperti seminar dan pelatihan. Teknik ini sering digunakan ketika peserta belum saling kenal, belum pernah bekerja sama ataupun belum mengenal lingkungan sekitar.

Contoh lain yang memerlukan Ice Breaking adalah :

  • Tim atau Divisi yang baru terbentuk.
  • Peserta datang dari berbagai background yang berbeda.
  • Peserta yang hanya saling mengenal di media elektronik tanpa bertatap muka.
  • Peserta datang dari berbagai tingkatan Jabatan di pekerjaannya.
  • Peserta perlu untuk bekerjasama secepatnya untuk satu tujuan.
  • Topik diskusi atau kegiatan merupakan hal baru.
  • Fasilitator yang ingin lebih mengenal peserta maupun sebaliknya.

Mendesain “Ice Breaking”.
Kunci dari kesuksesan seorang ice breaker adalah mengkhususkan kegiatan ice breaking untuk menunjang agenda yang ada dan mencairkan suasana. Ice Breaker tidak selalu harus sebagai seorang Fasilitator atau Trainer, contohnya seseorang dalam satu kelompok kecil yang berkumpul dan mengeluarkan jokes ataupun permainan yang lucu dan membuat kelompoknya tertawa, sudah bisa disebut sebagai seorang Ice breaker. Jika demikian bolehkah kita sebut seorang pelawak atau MC sebagai seorang Ice Breaker ? tentu saja boleh, namun seiring dengan perkembangan kegiatan Seminar dan Pelatihan, ada hal khusus yang membuat seseorang di sebut sebagai Ice Breaker. Diantaranya :

  • Seorang Ice Breaker harus mengetahui background dari pesertanya.
  • Seorang Ice Breaker tahu kapan waktu yang tepat untuk memulai Ice Breaking.
  • Seorang Ice Breaker mengetahui pemaknaan dari permainan yang dia lakukan.
  • Seorang Ice Breaker dapat membangun suasana menjadi hidup.

Langkah – langkah seorang Ice Breaker :

  • Ketahui dulu “es-es” yang ada. ( internal dan eksternal peserta )

Contoh Kasus : Sebuah Perusahaan Besar MultiNasional, melakukan kegiatan gathering di Kota Bandung, Pesertanya adalah Staff-Staff  dari divisi yang berbeda dan di cabang yang berbeda, berasal dari Kota A – Z bahkan dari Negara Lain, Peserta selalu bekerja dari hari Senin sampai Jumat di setiap Minggunya, Peserta dari cabang Kota A sampai Kota Z hanya melakukan kontak pekerjaan melalui Telepon, Skype, Messenger dan Email.

Dari contoh diatas bisa kita asumsikan kemungkinan “Es” nya sebagai berikut :

  • Peserta cenderung bergerombol dengan teman satu kantor
  • Peserta cenderung menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, sehingga sibuk dengan kegiatan sendiri, seperti selfie, mengabari keluarga dan lain-lain.
  • Peserta cenderung mencari-cari teman yang dikenalnya saja
  • Peserta cenderung “jaim”menjaga image nya sendiri

 

Nah, dari hal-hal tersebut seorang Ice Breaker dapat mengetahui langkah awal dalam melakukan Ice Breaking nya akan seperti apa, tentu dengan cara yang menyenangkan untuk membuat semua peserta dapat saling mengenal, dapat menyatu dengan lingkungan baru, dan yang paling penting adalah Peserta dapat berkomitmen untuk melakukan kegiatan bersama secara teratur dan gembira.

Setiap Perusahaan yang melakukan kegiatan gathering ataupun TeamBuilding, memiliki tujuan khusus yang diinginkan untuk karyawannya, Apakah tujuannya hanya sekedar refreshing dan kebersamaan saja, atau ingin mengangkat Nilai-nilai Perusahaannya, bahkan ada perusahaan yang mengkhususkan kegiatan TeamBuilding dan Pelatihan sebagai tolok ukur dalam menilai individu setiap karyawannya untuk menentukan Jabatan dan Gaji seseorang. Sehingga di sesi awal pun kita tidak main-main, harus sesuai dengan goal setting perusahaan tersebut.

  • Definisikan Permainan yang sesuai dengan bidang pekerjaan Perusahaan tersebut

Memilih permainan dalam Ice Breaking ini akan lebih sempurna dan akan mudah dicerna oleh peserta, jika kita mengetahui jenis bidang pekerjaan dari Perusahaan atau Client yang kita tangani, misalnya :

Dengan melihat background pekerjaan dan rentan usia dari peserta, kita dapat menentukan permainan yang sesuai dan tentunya Menyenangkan.

 

JAVAROVE ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *